PAREPARE, Investigasinews.id — Wakil Wali Kota Parepare hadiri kegiatan ‘Tudang Sipulung’ yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare, Rabu (22/2/23).
Tudang Sipulung ini merupakan kegiatan dalam bentuk apresiasi KPP Pratama kepada wajib pajak yang patuh dan sadar pajak.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe dalam sambutannya yang dibacakan Wawali Pangerang Rahim mengatakan, Pemkot Parepare mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah bagi wajib pajak, untuk silaturahmi, diskusi dan membicarakan perkembangan daerah ke depan.
“Saya berharap ini tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali saja karena masyarakat membutuhkan informasi, edukasi, dan program terbaru terkait pajak,” harapnya.
“Terima kasih kepada wajib pajak yang tertib dan taat, baik pedagang, pengusaha, maupun instansi,” tambah Pangerang.
Sementara, Kepala KPP Pratama Parepare, Yusan Jubiantara mengatakan, pihaknya mengapresiasi kedatangan para tamu yang meerupakan suatu kehormatan bagi KPP Pratama Parepare. Tax Gathering 2023, kata dia, dikemas dalam tudang sipulung yang artinya berkumpul, bersinergi membangun bangsa, dan ingin lebih dekat dengan stakeholder.
“Dalam kesempatan ini kami juga ingin memberi penghargaan atas kontribusi dan kolaborasi para wajib pajak sebanyak 45, yakni 20 wajib pajak pribadi, 16 wajib pajak badan, dan 9 wajib pajak instansi pemerintah sebagai pemungut pajak. Terima kasih kepada para pejuang APBN yang merupakan patriot bangsa saat ini. Karena, pembayaran pajak sangat penting bagi negara,” katanya.
Yusan menjelaskan, pajak sangat berarti bagi pembangunan bangsa, karena 84 persen penerimaan negara, berasal dari sektor pajak.
“Kami memiliki 336.594 wajjb pajak pada unit kerja kami. Untuk 2023 ini kami ditargetkan sebanyak Rp513 miliar. Kami tetap optimis dengan target yang ada karena pertumbuhan perekonomian di Sulsel mencapai 5,2 persen,” jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra), Arridel Mindra menyambut baik acara istimewa ini yang penuh nilai keistimewaan, yang harus disyukuri dan lanjutkan.
“Pajak membantu memperjuangkan eksistensi kemandirian negara. Terlebih, kata dia, ke depan tantangan kita tidak lebih mudah. Saat ini kita masih tiitk rawan dan karena ketidakpastiaan pengaruh dari eksternal tidak tunggu waktu. Mari kita terus optimis namun tetap waspada,” ungkapnya.
Arridel mengapresiasi para pejuang APBN untuk terus berjuang berbisnis yang tentunya didukung dengan berbagai stakeholder, sehingga dapat diwujudkan hasilnya melalui pembayaran pajak.
“Kami terus doakan usaha para wajib pajak bisa terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Turut hadir para Sekda di empat kabupaten yaitu Pinrang, Barru, Sidrap, dan Enrekang, termasuk Sekda Parepare Iwan Asaad. (*)